Kesetiaan (loyalty) merupakan kunci utama langgengnya sebuah hubungan kooperatif baik dalam dunia bisnis, keorganisasian dan percintaan. Saling setia mutlak dilakukan setiap hubungan kerjasama yang melibatkan dua individu atau dua kelompok yang saling mengharapkan terciptanya hubungan simbiosis mutualisme (saling menguntungkan).
Apabila salah satu pihak atau masing masing pihak tidak memiliki loyalty maka penghianatan akan terjadi. Dan jangan harap hubungan kerjasama akan terjalin mesra.
Menjalin hubungan kerjasama agar tetap awet tidaklah mudah. Seiring berjalannya waktu, gangguan intern maupaun ekstern pasti akan muncul untuk menguji hubungan kerjasama yang sedang kita jalin. Sering kali kita merasa bosan dan jenuh. Kebosanan itulah yang akan menurunkan loyalty kita. Sehingga kerjasama tidak akan bertahan lama.
Selain itu, untrust (tidak percaya) terhadap kadar loyalty juga dapat memperpendek hubungan kerjasama. Ketika anda merasakan kadar kesetiaan relasi anda menurun, maka jangan sekali-kali menguji kesetiaannya. Itu sama halnya anda merendahkan usaha-usaha yang telah dilakukan relasi anda.
Lebih baik mencari solusi yang bisa diterima kedua belah pihak demi kelangsungan hubungan kerjasama yang saling menguntungkan. Misalnya dengan cara perundingan, persetujuan, kesepakatan atau sejenisnya.
P.S.
Pernahkah anda menguji kesetiaan orang yang anda cintai? Perlukah anda menguji kesetiaannya?
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)


Poskan Komentar 15 komentar:
memang betul, kesetiaan harus lah ada di setiap personal maupun organisasi, selain itu perlu ditanamkan saling percaya, dan bagai mana untuk menjalin persahabatan (yang sejenisnya) agar kesetiaan tetap terjalin dengan maximal, saya berpendapat mungkin harus ditanamkan rasa percaya dulu, setelah percaya, baru rasa setia akan hadir, begitu juga di dala bisnis dan golongan lainnya. :)
salam sob
→ astaga.com lifestyle on the net | 19 November 2009 18:03
@informasi petrnakan ayam: trimakasih telah berkunjung kembali. komentar yang bagus bro :) Saya sangat setuju, saling percaya merupakan awal kesetiaan.
→ astaga.com lifestyle on the net | 20 November 2009 08:46
nek mbah c buat ap menguji biar aj berlalu tuhan maha tau kan
→ astaga.com lifestyle on the net | 20 November 2009 09:10
menguji kesetian penting seperti menguji loyalitas kita dalam bekerja (itu menurut saya)
→ astaga.com lifestyle on the net | 20 November 2009 18:50
Kesetiaan sudah menjadi barang langka & sangat tinggi harganya. Orang yg setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.
→ astaga.com lifestyle on the net | 21 November 2009 11:07
wah betul banget sob harus saling pengertian satu sama lain begitu ya sob heheheheh
→ astaga.com lifestyle on the net | 21 November 2009 21:09
dengan menguji kesetiaan akan membuat orang tidak percaya sama kita..
loyalitas yang dia berikan dianggapnya hanya akan buang waktu semata..
percaya kepada orang akan jauh lebih bermanfaat dan berguna baik bagi diri kita maupun orang lain..
:)
→ astaga.com lifestyle on the net | 21 November 2009 22:48
Kesetiaan di zaman sekarang jaranglah ada, kalo saya mungkin hanya kepada istri dan keluarga aja yaaa... Trims atas infonya nih sangat bermanfaat, semoga suksesss n tetap semangat.
Btw... Sebagai rasa Syukur, maka saya menganugerahkan Award di bulan Nopember ini kepada sahabat2ku, mohon untuk diterima dan diambil yaaa... Tims
→ astaga.com lifestyle on the net | 22 November 2009 06:59
yg jelas kesetiaan gak perlu diuji menurutku, karena ketika kesetiaan diuji, rasa ketidak percayaan dari yang mendapat ujian akan semakin besar dan kepercayaan dari si penguji menjadi mantap...... jadi daripada malah timbal-balik mending gak usah diuji, karena entar waktulah yang akan mengujinya sendiri....
→ astaga.com lifestyle on the net | 23 November 2009 12:13
saya setuju, bro..
Sepertinya menguji kesetiaan hanya akan merusak hubungan itu sendiri, entah itu bisnis atau hubungan dengan pasangan.. :)
→ astaga.com lifestyle on the net | 23 November 2009 14:12
Hmmm,,, kenapa aku masih berpikir beda yah? aku masih merasa bahwa 'loyality' perlu diuji agar kita bisa menilai kadar loyalitas seseorang (entah itu rekan bisnis / pasangan)..
Apa mungkin karena aku sering merasa dikhianati? hehehe... mungkin parno kali yah..
Tapi yang jelas buat aku, sgala hal memang perlu sebuah ujian. Ntah itu kadar ujiannya kecil,sedang atau serius. Karena tanpa ujian, sesuatu takan bisa sekuat apa yang diharapkan.
Bagaimana jika kesetian kita di-Uji sama Tuhan? hihihi...
→ astaga.com lifestyle on the net | 23 November 2009 16:10
@All: maksih udah berkunjung dan berkomentar disini.
Komentar yang sudah masuk benar-benar berbobot semua.
Ada yang setuju perlunya menguji kesetiaan ada pula yang tidak. Well, gue tetep setuju kalo kita nggak usah menguji kesetiaan. Karena kesetiaan baru kita rasakan setelah kita mendapat manfaat timbal balik dari hubungan yang sedang kita jalin. Loyalitas yang sejati tercermin dari rasa saling menghargai, saling mengisi dan melengkapi.
Bagaimana menurut anda?
→ astaga.com lifestyle on the net | 23 November 2009 17:11
ok saya tau semua itu!TETAPI AKU TAKUT KEHILANGAN N JUGA TERSAKITI LG KARENA masa lalu Q!N diriku juga sadar sebetulnya diriku sudah tidak pantas lagi untuk kau beri kasih sayang tetapi!!!da 1 HAL,q butuh kasih sayang,perhatian,q gila perhatian.dari kesendirian n kesepian diriq slama ini yg kurang kasih sayang dari seorang bapak n ibu n semua itulah yg membuat q jd gila perhatian n menjadikan q wanita yg mandiri n seseorang yg TEGAR!!!.puas?knapa q menguji kesetian orang yg q sayang?mungkin ni g penting wat km tau!tp q cma pengen kasih tau.THANKS
→ astaga.com lifestyle on the net | 10 Desember 2009 20:41
Demak, 22 Desember 2009, Jam : 20.40 WIB
Salam kenal dan salam hangat dari http://www.kencangratis.blogspot.com
Tank's
BRAM IRIANTO
http://www.kencangratis.blogspot.com
→ astaga.com lifestyle on the net | 22 Desember 2009 20:41
cukup bagus dan ok juga
→ astaga.com lifestyle on the net | 25 September 2011 14:26